Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

Sejarah

Kesalahan pengelolaan sumberdaya alam terutama vegetasi, tanah, dan air di wilayah daerah aliran sungai akan mengakibatkan kemerosotan mutu dan daya dukung sumberdaya alam setempat(on - site) dan kerugian lain di wilayah hilirnya(off - site).Banjir merupakan salah satu indikator dari kerugian yang harus dialami di wilayah hilir.Peristiwa yang menghentak adalah terjadinya banjir besar Sungai Bengawan Solo pada tahun 1966 yang telah menggenangi Kota Solo.Kejadian ini telah menyadarkan akan pentingnya upaya konservasi tanah dan air melalui suatu sistem pengelolaan daerah aliran sungai(DAS).

Video

Berita Balitek DAS

Hadapi Musim Kemarau, Balitek DAS Sosialisasikan Mitigasi Bencana Kekeringan

[FORDA] _Bagi wilayah yang rawan kekeringan, musim kemarau merupakan momok tersendiri. Dampaknya tidak kalah merugikan dibanding bencana hidrometeorologis lainnya, terlebih karena durasinya biasanya lebih lama. Untuk mengurangi risiko atas permasalahan tersebut, Selasa (18/8/2020) Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Alira

Balitek DAS dan BTN Gn. Merbabu Berkolaborasi Rancang Pemulihan Ekosistem

[FORDA] _Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS (Balitek DAS) terus menunjukkan kiprahnya. Tahun 2020 ini, Balitek DAS digandeng Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNMb) untuk berkolaborasi merancang restorasi ekosistem kawasan taman nasional tersebut.

Monitor Dampak Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Peneliti Balitek DAS Sarankan Tiga Aspek

[FORDA] _Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) merupakan kegiatan yang sangat penting untuk menjaga produktivitas sumber daya alam, termasuk tata air dalam suatu DAS. Untuk dapat menilai keberhasilan kegiatan RHL, dampaknya haruslah terukur dan termonitor. Untuk itu, 

Publikasi

Publikasi Terbaru

  • Penentuan ambang batas curah hujan kumulatif dari tanah longsor di DAS Grindulu sebagai upaya peringatan dini
    Arina Miardini, S.Hut., M. Sc   Pranatasari Dyah Susanti, SP, MS  

  • Majalah CerDAS Vol 5 No 2 Oktober 2019
    S. Andy Cahyono, Dr., SP., M.Si.   Alvian Febry Anggarna, S.Hut.  

  • Contingent Valuation of Lake Rawapening as a Source of Drinking Water
    Evi Irawan, Dr. rer. agr., S.P., M.Sc.  

  • Analisis Modal Sosial Dalam Pengelolaan Mata Air Di Dusun Ngaram-Aram, Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan
    Purwanto, Ir., M.Si.   Baharinawati Wilhan Hastanti, S.Sos, M.Sc.  

  • Majalah CerDAS Vol 5 No 1, Mei 2019
    C. Yudilastiantoro, Ir., MP.   Nining Wahyuningrum, Ir., M.Sc.   Agung Wahyu Nugroho, S. Hut., M.Sc.  

  • Peningkatan Kualitas Air Hasil Paparan Larvasida Hayati Kulit Kayu Gemor (Nothaphoebe coriacea K.)
    Pranatasari Dyah Susanti, SP, MS  

Foto Kegiatan

Link